KERJASAMA INDONESIA DAN BRUNEI DARUSSALAM
23
Maret 2010, Jakarta — Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menerima
kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Brunei Darussalam Pehin Datou
Singamanteri Kolonel (B) Dato Seri Paduka Hj. Mohammad Yasmin Bin Hj.
Umar, Senin Pagi (22/3) di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.
Maksud kunjungannya dalam rangka mempererat dan meningkatkan hubungan
kerjasama pertahanan kedua negara khususnya menjajaki kerjasama di
bidang industri pertahanan.
Selain
melakukan kunjungan ke Menhan RI, Wamenhan Brunei Darussalam juga
berencana melakukan kunjungan kedua perusahaan industri pertahanan
Indonesia yaitu PT Dirgantara Indonesia dan PT. Pindad di Bandung. Di
PT. DI, Wamenhan Brunei Darussalam akan meninjau pesawat milik Brunei
Darussalam yang saat ini sedang dalam perawatan. Sedangkan di PT.
Pindad, Wamenhan Brunei Darussalam akan melihat Panser APC produksi PT.
Pindad.
Wamenhan
Brunei Darussalam dalam kunjungan kepada Menhan RI menyampaikan, bahwa
rencana kunjungannya ke Industri Pertahanan Indonesia adalah dalam
rangka menjajaki dan mendalami lebih lanjut kemungkinan kerjasama
Industri pertahanan kedua negara sekaligus mendukung pengaktifan
kerjasama industri pertahanan di kawasan ASEAN.
Menanggapai
hal tersebut, Menhan RI atas nama pemerintah Indonesia menyampaikan
ucapan terimakasih atas perhatian pemerintah Brunei Darussalam terkait
kerjasama industri pertahanan. Hal tersebut menurutnya, akan semakin
mempererat dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.
Menhan
RI lebih lanjut berharap, ada dukungan yang kuat dari Brunei Darussalam
sebagai salah satu negara sahabat agar industri pertahanan ini dapat
dikembangkan secara bersama-sama.
Terkait
perjanjian kerja sama pertahanan kedua Negara atau Defence Coperation
Agreement (DCA), Menhan RI menyampaikan bahwa untuk DCA antara
Indonesia-Brunei Darussalam saat ini masih dalam proses ratifikasi di
parlemen, dan diharapkan dalam waktu dekat akan segera diratifikasi.
Menurut
Menhan, DCA antara kedua negara sangat penting dalam rangka memperkokoh
hubungan kerja sama pertahanan, baik kerja sama di bidang latihan kedua
angkatan bersenjata, tukar menukar perwira, kerjasama industri
pertahanan, pendidikan maupun kerjasama di bidang lain.
Dalam
kunjungannya ke Menhan RI tersebut, Wamenhan Brunei Darussalam
didampingi Dubes Kerajaan Brunei Darussalam Untuk Indonesia, Dato Paduka
Mahmud, Setiausaha Tetap I Kementerian Pertahanan Brunei Darussalam,
Dato Paduka Hj. Mustappa Bin Hj. Sirat, dan Atase Pertahanan Brunei
Darussalam, Kol. Pangiran Hafiz. Sementara itu, Menhan RI didampingi
oleh Wamenhan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, Dirjen Strahan Mayjen TNI,
Syarifudin Tippe, S.IP, M. Si, Karo Humas Brigjen TNI I Wayan Midhio,
M.Phil dan Karo TU Kemhan Laksma TNI Agus Purwoto.
Usai
diterima Menhan RI, Wamenhan Brunei Darussalam juga diterima secara
khusus oleh Wamenhan RI di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut
dibahas lebih detail tentang mekanisme kerjasama industri pertahanan
kedua negara dan kerjasama teknis lainnya seperti kerjasama di bidang
pendidikan dan kerjasama lainnya di bidang pertahanan.
$$$ GENUINE LOAN WITH LOW INTEREST RATE APPLY $$$
ReplyDeleteDo you need finance to start up your own business or expand your business, Do you need funds to pay off your debt? We give out loan to interested individuals and company's who are seeking loan with good faith. Are you seriously in need of an urgent loan contact us.
Email: shadiraaliuloancompany1@gmail.com
Phone No: +919873186890.